Tempat Wisata di Batusangkar Yang Lagi Hits !

Kabau SirahKota Batusangkar dan sekitarnya dikenal memiliki banyak tempat wisata yang lebih diminati oleh wisatawan, seperti wisata alam, wisata budaya, wisata sejarah dan tempat wisata lainnya.

 

Berikut tempat wisata di Batusangkar (Kabupaten Tanah Datar – Sumatera Barat)  yang  ramai dikunjungi wisatawan. Perlu diketahui bahwa Batusangkar adalah ibu kota kabupaten Tanah Datar di provinsi Sumatera Barat.

 

Berikut Tempat Wisata di Batusangkar Yang Lagi Hits!!

 

1. Isatana Pagaruyung

Tempat wisata pertama di Batusangkar (Sumatera Barat) adalah Istana Pagaruyung yang juga dikenal dengan “Istano Basa”. Tempatnya berada di Nagari Pagaruyung, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Istana Pagaruyung (Istano Basa) adalah salinan istana yang terbakar selama kerusuhan 1804 di Bukit Batu Patah.

Selain menikmati kemegahan arsitektur keraton, wisatawan juga dapat melihat peninggalan Kerajaan Pagaruyung yang bernilai sejarah tinggi di Istana Pagaruyung (Istano Basa).

 

 

2. Cagar Budaya Batu Batikam

Cagar Budaya Batu Batikam ini dulunya merupakan tempat yang dijadikan sebagai tempat musyawarah kepala suku. Konon tusukan di tengah batu di tempat ini adalah tusukan keris milik Datuak Parpatiah Nan Sabatang.

Tanda tusukan di tengah batu merupakan simbol atau simbol perdamaian bagi masyarakat Minangkabau. Dan cagar budaya ini merupakan salah satu bukti eksistensi Kerajaan Minangkabau di era neolitikum.

Penasaran dengan Warisan Budaya Batu Batikam ini? Anda bisa mengunjunginya di Jalan Jenderal Sudirman No. 160, Dusun Tuo, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

 

 

3. Benteng Van Der Capellen

Benteng Van der Capellen adalah benteng peninggalan Belanda yang berada di kota Batusangkar, lebih tepatnya di Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Keberadaan Benteng Van der Capellen erat kaitannya dengan perang kaum padri di Kabupaten Tanah Datar, yaitu perang antara kaum padris (umat beragama) dengan adat yang terjadi pada tahun 1821 silam.

Bagi Anda yang menyukai sejarah bangsa Indonesia, Anda wajib mengunjungi Benteng Van der Capellen ini. Pasalnya selain bisa berfoto, kamu juga bisa belajar tentang sejarah benteng ini.

 

4. Gedung Indo Jalito

 

Selain Benteng Van der Kapellen, ada satu bangunan peninggalan Belanda di kota Batusangkar yang menarik untuk dikunjungi, yaitu bangunan Indo Giolito. Tempat ini terletak di Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Gedung seni yang sangat tinggi ini dibangun pada tahun 1822-1824. Dan kini bangunan Indo Jolito telah diakui sebagai salah satu situs cagar budaya provinsi Sumatera Barat.

 

 

5. Air Terlun Lembah Anai

 

Di antara sekian banyak tempat wisata di Kabupaten Tanah-Datar, air terjun Lembach-Anai yang paling terkenal. Bahkan, air terjun setinggi 35 meter ini dijadikan salah satu maskot wisata provinsi Sumatera Barat.

Menariknya, tempat wisata yang terletak di Nagari Singalang, Kecamatan sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat ini memiliki 3 air terjun dengan pemandangan alam yang menakjubkan.

Salah satunya terletak di pinggir jalan dengan nama “Air Terjun Lembah Anai”. Sedangkan dua air terjun lainnya berada di dalam hutan sehingga kurang dikenal wisatawan.

 

6.Danau Singkarak

Tempat wisata di Batusangkar (Sumatera Barat) yang lagi hits ini dikunjungi wisatawan berikut yaitu Danau Singkarak. Danau Singkarak terletak di dua kabupaten sekaligus, yaitu Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok.

Danau dengan luas sekitar 107,8 kilometer persegi ini merupakan danau terbesar kedua di pulau Sumatera setelah Danau Toba. Selain itu, 19 spesies ikan lainnya ditemukan di danau dengan pemandangan alam yang “super” indah.

 

7. Panorama Tabek Patah

 

Panorama Tabek Patah memiliki pemandangan yang sangat bagus, terutama saat cuaca cerah. Dan tempat wisata ini juga memiliki dua buah danau yang indah yaitu Danau Aye Taganang dan Danau Pakih.

Panorama Tabek Patah terletak di lereng gunung berapi antara kota Bukittinggi dan Batusangkar, lebih tepatnya di Nagari Tabek Patah, Kecamatan Tanjung Baru, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

 

8. Rumah Gadang Kampai Nan Panjang

 

Rumah Gadang Kampai Nan Panjang merupakan rumah berarsitektur khas Minang dengan atap berpinggul ijuk. Tempatnya terletak di Nagari Belimbing, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Rumah yang diketahui dibangun oleh Datuk Pengulu Basa dari suku Kampai Nan Panjang ini berusia sekitar 300 tahun. Maka tak heran jika rumah ini dianggap sebagai salah satu bangunan bersejarah kawasan Tanah Datar.

 

9. Ngalau Pangian

 

Kabupaten Tanah Datar di provinsi Sumatera Barat juga memiliki lokasi wisata goa alam yaitu Ngalau Pangian. Tempat ini terletak di Nagari Pangian, Kecamatan Linthau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Gua ini memiliki air yang konon terus mengalir sepanjang musim, baik saat musim hujan maupun musim kemarau. Selain itu, stalaktit dan stalagmitnya juga cukup indah.

 

10. Puncak Pato

 

Tempat wisata di Batusangkar (Sumatera Barat) yang juga populer di kalangan wisatawan adalah Punchak Pato. Tempat ini terletak di Nagari Batu Bulek, Kecamatan Linthau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Tempat wisata ini menawarkan tempat wisata yang nyaman dengan pemandangan persawahan yang hijau, pohon pinus yang tinggi dan udara yang sejuk.

Selain itu, Punchak Pato juga menjadi saksi bisu peristiwa bersejarah yang berujung pada kesepakatan antara umat beragama dan masyarakat adat yang disebut “Sumpah Sathya Bukit Marapalam”.

 

11. Batu Basurek

 

Batu Basurek merupakan tempat wisata berupa batu dengan tulisan dalam bahasa Jawa kuno dan bahasa Sansekerta. Tempat ini terletak di Nagari Limo Kaum, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Batu ini dianggap sebagai salah satu peninggalan Kerajaan Pagaruyung di Kabupaten Tanah Datar. Dan umur batu yang memiliki lebar sekitar 25 cm, tinggi 8 cm, tebal 10 cm dan berat 50 kg ini diperkirakan sekitar 6 abad.

 

12. Batu Angkek Angkek

 

Batu Ampek Angkek yang lebih dikenal dengan sebutan “Batu Angkek-Angkek”, merupakan salah satu batu unik yang ada di Kabupaten Tanah Datar. Dikatakan “unik” karena berat batu ini bisa berubah jika diangkat berulang kali.

Selain itu, sebagian masyarakat di Kabupaten Tanakh Datar juga percaya bahwa jika seseorang dapat mengangkat dan meletakkan batu ini di pangkuannya, maka semua impian dan keinginannya akan terkabul.

Jika Anda penasaran dan ingin mencoba memungut dan meletakkan batu ini di pangkuan Anda? Anda bisa mengunjunginya di Nagari Tanjuang, Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

 

13. Rumah Pohon Tabek Patah

 

Rumah Pohon Bukit Kaputusan terletak di Tabek Patah, Kecamatan Salimpaung, Tanah Datar. . Setelah melewati pasar Tabek Patah, Anda akan menemukan persimpangan jalan. Ke kiri, ini jalan menuju Bukittinggi. Sedangkan jalan lurus kecil mengarah ke objek wisata Panorama Tabek Patah.

 

 

14. Desa Trindah Di Dunia

 

Ada satu desa yang wajib dikunjungi saat berwisata ke kota Batusangkar Sumatera Barat. Terletak di lereng Gunung Marapi, desa ini dianggap sebagai salah satu desa terindah di dunia.

Desa tersebut bernama Desa Pariangan atau disebut juga dengan Nagari Pariangan. Menurut laman Travel Budget, keindahan desa ini bisa dibandingkan dengan desa-desa di luar negeri seperti desa Eze di Prancis dan desa Wengen di Swiss.

Nagari Pariangan adalah sebuah desa yang terletak di ketinggian 500-700 meter di atas permukaan laut. Desa ini tepatnya berada di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Di Nagari Pariangan, Anda juga bisa menemukan rumah gadang atau rumah adat Minangkabau yang menjadi ciri khas desa tersebut.

 

 

Bagaimana ?? Penasaran bukan akan ke indahan Kota Batusangkar … Skuy refresing 🙂